PENGANTAR
GEOFISIKA
A.
Pengertian Geofisika
Geofisika adalah bagian ilmu dari ilmu bumi
yang mempelajari bumi melalui kaidah atau prinsip prinsip fisika, baik dibawah
permukaan maupun diatas permukaan bumi.
a.
Hubungan
dengan fisika adalah sudah tentu Geofisika sangat erat kaitannya dengan Fisika
karena ilmu Geofisika menerapkan konsep konsep dasar Fisika dalam penerapannya
seperti : Hukum Snellius dan Hukum Hooke. Contoh yang lain adalah tektonofisika
( ilmu fisika untuk mempelajari proses tektonik).
b.
Hubungan
dengan Geologi adalah Geologiawan dan Geofisikawan saling bahu membahu dalam
proses eksplorasi dan eksploitasi alam. Kegiatan eksplorasi alam yaitu kegiatan
pencarian dalam rangka penyelidikan dan penjajakan wilayah atau daerah yang
diperkirakan mengandung mineral atau berbagai hal yang menjadi target dengan
menggunankan survey Geologi dan survey Geofisika serta pengeboran.
Eksploitasi sudah bukan lingkup kerja dari Geologi dan geofisika.
c. Hubugan dengan Geodesi adalah
Geodesi adalah ilmu yang mempelajari tentang pemetaan bumi. Sehingga ilmu
Geodesi sangat berhubungan dengan ilmu Geofisika yang mempelajari pemetaan bumi
( baik di atas maupun di bawah).
B. Ekplorasi Bahan Tambang dengan
Metode Geofisika
Untuk Mengeksplorasi bahan tambang yang
ada di bawah bumi diperlukan beberapa metode Geofisika:
1. Metode Seismik. Metode seismic
merupakan metode yang paling banyak digunakan dalam mengeksplorasi bahan
tambang di Indonesia. Metode seismic terbagi 2 yaitu:
a. Metode
Seismik Refraksi
Yaitu
untuk mengetahui informasi bawah tanah dengan menjalarkan gelombang seismic
kebawah tanah yang akan dibiaskan oleh tanah dan hasilnya akan diterima kembali
oleh permukaan tanah.
Gambar 1 : Metode Refraksi
b. Metode
Seismik Refleksi
Digunakan untuk memotret atau
memetakan struktur bawah tanah dengan cara menjalarkan gelombang seismic yang
merupakan gelombang suara ( gelombang wave ) ke dalam medium tanah kemudian
dipantulkan kembali ke dalam permukaan tanah. Untuk menggunakan metode ini,
pemahaman akan gelombang sangat dipentingkan terutama gelombang mekanik,
gelombng longitudinal, dan gelombang transversal.
Gambar 2 : Metode Refleksi
2. Metode Geolistrik. Metode
Geolistrik adalah salah satu yang digunakan untuk memetakan.
Memetakan
keadaan bawah tanah berdasarkan sifat sifat kelistrikan yaitu untuk mengetahui
perubahan tahanan jenis lapisan batuan bawah permukaan tanah, baik secara
vertikal maupun horizontal.
Metode ini umumnya dilakukan di
daratan, namun pada tahun 2010 telah dikembangkan dilautan yaitu Marine
Geoelectric. Metdoe ini dilapangan dapat digunakan beberapa cara berikut :
1.
Metode Geolistrik Sounding
Digunakan untuk memetakan perlapisan
tanah berdasarkan perubahan resistivitas secara v ertikal dengan bantuan metode
Schlumberger.
2. Metode
Geolistrik Mapping
Digunakan untuk memetakan informasi bawah
tanah secara horizontal berdasarkan perubahan tahanan jenis dengan bantuan
konfigurasi Wenner.
3. Metode
Mise Ala Mase
Digunakan
untuk memetakan urat-urat mineral logam.
3. Metode
Elektromagnet
Digunakan untuk mendapatkan informasi
bawah permukaan tanah dengan menggunakan gelombang elektromagetik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar