Rabu, 26 Oktober 2016

PENGANTAR GEOFISIKA

PENGANTAR GEOFISIKA
A.    Pengertian Geofisika
       Geofisika adalah bagian ilmu dari ilmu bumi yang mempelajari bumi melalui kaidah atau prinsip prinsip fisika, baik dibawah permukaan maupun diatas permukaan bumi.
a.       Hubungan dengan fisika adalah sudah tentu Geofisika sangat erat kaitannya dengan Fisika karena ilmu Geofisika menerapkan konsep konsep dasar Fisika dalam penerapannya seperti : Hukum Snellius dan Hukum Hooke. Contoh yang lain adalah tektonofisika ( ilmu fisika untuk mempelajari proses tektonik).
b.      Hubungan dengan Geologi adalah Geologiawan dan Geofisikawan saling bahu membahu dalam proses eksplorasi dan eksploitasi alam. Kegiatan eksplorasi alam yaitu kegiatan pencarian dalam rangka penyelidikan dan penjajakan wilayah atau daerah yang diperkirakan mengandung mineral atau berbagai hal yang menjadi target dengan menggunankan survey Geologi dan survey Geofisika serta pengeboran. Eksploitasi sudah bukan lingkup kerja dari Geologi dan geofisika.
c.       Hubugan dengan Geodesi adalah Geodesi adalah ilmu yang mempelajari tentang pemetaan bumi. Sehingga ilmu Geodesi sangat berhubungan dengan ilmu Geofisika yang mempelajari pemetaan bumi ( baik di atas maupun di bawah).

B.     Ekplorasi Bahan Tambang dengan Metode Geofisika
        Untuk Mengeksplorasi bahan tambang yang ada di bawah bumi diperlukan beberapa metode Geofisika:
1. Metode Seismik. Metode seismic merupakan metode yang paling banyak digunakan dalam mengeksplorasi bahan tambang di Indonesia. Metode seismic terbagi 2 yaitu:
a. Metode Seismik Refraksi
Yaitu untuk mengetahui informasi bawah tanah dengan menjalarkan gelombang seismic kebawah tanah yang akan dibiaskan oleh tanah dan hasilnya akan diterima kembali oleh permukaan tanah.




 
           Gambar 1 : Metode Refraksi

b. Metode Seismik Refleksi
Digunakan untuk memotret atau memetakan struktur bawah tanah dengan cara menjalarkan gelombang seismic yang merupakan gelombang suara ( gelombang wave ) ke dalam medium tanah kemudian dipantulkan kembali ke dalam permukaan tanah. Untuk menggunakan metode ini, pemahaman akan gelombang sangat dipentingkan terutama gelombang mekanik, gelombng longitudinal, dan gelombang transversal.


              Gambar 2 : Metode Refleksi
 
2. Metode Geolistrik. Metode Geolistrik adalah salah satu yang digunakan untuk memetakan.
Memetakan keadaan bawah tanah berdasarkan sifat sifat kelistrikan yaitu untuk mengetahui perubahan tahanan jenis lapisan batuan bawah permukaan tanah, baik secara vertikal maupun horizontal.
Metode ini umumnya dilakukan di daratan, namun pada tahun 2010 telah dikembangkan dilautan yaitu Marine Geoelectric. Metdoe ini dilapangan dapat digunakan beberapa cara berikut :
                        1. Metode Geolistrik Sounding
        Digunakan untuk memetakan perlapisan tanah berdasarkan perubahan resistivitas secara v ertikal dengan bantuan metode Schlumberger.
2. Metode Geolistrik Mapping
        Digunakan untuk memetakan informasi bawah tanah secara horizontal berdasarkan perubahan tahanan jenis dengan bantuan konfigurasi Wenner.
3. Metode Mise Ala Mase
Digunakan untuk memetakan urat-urat mineral logam.
3. Metode Elektromagnet
        Digunakan untuk mendapatkan informasi bawah permukaan tanah dengan menggunakan gelombang elektromagetik.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar